interbola 

Red Bull dinilai telah mencederai nilai-nilai sepakbola Jerman


Pelatih Bayern Munich Carlo Ancelotti mengaku tidak mempermasalahkan kesuksesan instan yang diraih oleh tim promosi RB Leipzig, jelang duel kedua tim di Allianz Arena, Rabu (21/12) esok.

Sejak perusahaan minuman energi Red Bull mengambil alih klub pada 2009 silam, Leipzig terus berkembang pesat, dari berkutat divisi lima hingga kini menguntit Bayern dengan poin sama di puncak klasemen Bundesliga Jerman.

Kendati demikian, kritik juga mengiringi langkah tim berjuluk Die Roten Bullen ini. Dukungan finansial dari Red Bull dinilai telah mencederai nilai-nilai sepakbola Jerman yang berbasis pada “sepakbola kerakyatan”. Namun, Ancelotti ingin mengesampingkan masalah soal uang ini dan fokus pada kualitas Leipzig di dalam lapangan.

“Ini adalah laga sempurna untuk siapa pun yang menyukai sepakbola. Besok kita akan melihat dua tim yang bermain dengan gaya bermain berbeda. Kami akan bermain dengan keseimbangan yang tepat. Leipzig adalah tim yang bagus, berisikan para pemain muda yang bermain dengan penuh antusiasme,” tutur Ancelotti dalam jumpa pers.

“Uang bukanlah sesuatu yang terpenting dalam sepakbola. Leipzig memiliki keseimbangan yang bagus di dalam dan luar lapangan. Kesuksesan mereka membuat mereka percaya diri. Leipzig sangat berbahaya dalam serangan balik, jadi kami harus waspada akan hal itu,” terangnya.

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Berita Bola dengan judul Red Bull dinilai telah mencederai nilai-nilai sepakbola Jerman. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan kesemua orang... By : INTERPASTI
Ditulis oleh: INTERBOLA COM - Selasa, 20 Desember 2016

Belum ada komentar untuk "Red Bull dinilai telah mencederai nilai-nilai sepakbola Jerman"

Posting Komentar